Caturtunggal — Kegiatan Bedah Buku bertajuk “Selesa: Di Balik Sekat-Sekat Perjalanan” sukses diselenggarakan di Pendopo Puspadenta, Kalurahan Caturtunggal pada Senin (30/06). Mengangkat tema “Melarikan Diri atau Menemukan Diri? Perjalanan dan Kesehatan Mental Generasi Hari Ini,” acara ini menghadirkan penulis Rifqy Faiza Rahman dan diikuti oleh 60 Karang Taruna dari tiap padukuhan di Caturtunggal.
Acara dibuka oleh Penjabat Lurah Caturtunggal, Bapak Feri Ferdian. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya literasi untuk membentuk pola pikir kritis dan bijak dalam menyerap informasi.
“Literasi membuka wawasan, mengajarkan kita untuk melihat suatu permasalahan secara utuh, serta mendorong masyarakat untuk menerima informasi dari sumber yang benar,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sleman, Rika Hardiana, S.IP yang juga memberikan sambutan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara bedah buku ini karena sejalan dengan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang Tengah digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya meningkatan minat baca, tetapi mendorong partisipasi Masyarakat dalam menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar bersama, refleksi, dan pemberdayaan sosial yang inklusif”, Ungkap Rika.
Sesi utama kegiatan bedah buku Selesa: Di Balik Sekat-Sekat Perjalanan oleh penulis Rifqy Faiza Rahman, yang berbagi kisah nyata tentang proses mengenali diri, menghadapi keterbatasan, dan menemukan makna dari setiap langkah kehidupan. Diskusi berlangsung hangat dan penuh refleksi, dipandu oleh moderator Kirwanto.
Semangat peserta terlihat dalam sesi tanya jawab. Sepuluh peserta dengan pertanyaan terbaik mendapatkan doorprize berupa buku Selesa.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama penulis dan peserta. Kalurahan Caturtunggal berharap acara seperti ini dapat terus menjadi ruang aman untuk berekspresi, membangun budaya literasi, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya refleksi diri dan kesehatan mental di kalangan generasi muda. (oktaviana)





