Sleman — Kalurahan Caturtunggal terus berupaya meningkatkan kapasitas petani melalui Pelatihan Pengoperasian dan Pengelolaan Alat Mesin Pertanian yang dilaksanakan pada Selasa (15/04) bertempat di Solong Caffe, Padukuhan Tempel. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah kalurahan dalam memperkuat sektor pertanian di wilayah.
Pelatihan diikuti oleh lima kelompok tani yang berasal dari berbagai padukuhan di Caturtunggal, yaitu: Tritunggal (Tempel), Garuni (Kledokan), Ngudi Asil (Janti), Rejo Mulyo (Nologaten), dan Ngudi Makmur (Gowok)
Mewakili Lurah Caturtunggal, Ulu-Ulu Kalurahan Andi Suwarno hadir dan membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis mengenai pengoperasian serta pengelolaan alat mesin pertanian, agar para petani dapat memanfaatkan bantuan alat secara optimal dan berkelanjutan.
“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola alat mesin pertanian secara mandiri. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh hari ini, semoga kelompok tani di Caturtunggal bisa lebih produktif, efisien, dan siap menghadapi tantangan pertanian modern”, ungkap Andi.
Sebagai narasumber, Berzanzi yang merupakan praktisi pertanian dari Sidoarum, Godean, membagikan ilmu serta pengalamannya mengenai penggunaan alat mesin pertanian secara efektif dan efisien.
Materi pelatihan mencakup proses persemaian dengan menggunakan dapok atau tray sebagai media semai modern. Selain teori, peserta juga mendapatkan kesempatan praktik langsung menggunakan transplanter, yakni alat penanam bibit otomatis yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga dalam kegiatan tanam.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal berharap para anggota kelompok tani mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan lokal dengan dukungan teknologi. (oktaviana)
Sumber : https://caturtunggalsid.slemankab.go.id/




